Portfolio
News

MAIN SUDOKU MAKIN ASYIK2010-03-15

Setiap orang yang senang bermain game, pasti mengenal Sudoku. Game yang berasal Jepang ini adalah sebuah permainan mengisi angka desimal pada kotak berukuran 9×9 memasukkan angka dari 1-9 yang sesuai ke dalam masing-masing kolom, baris dan mini-grids tanpa perulangan. Saat ini sudah banyak aplikasi Sudoku yang bisa diunduh ke permainan komputer atau handphone. Namun ada aplikasi berbeda yang ditawarkan oleh Reden Tanago, salah satu peserta yang mengikuti ajang Indonesia ICT Awards (INAICTA 2009) kategori Student Project Perguruan Tinggi.

Reden menyebut karyanya dengan nama ‘Pembuatan Generator dan Solver Permainan Sudoku’. Software ini dibuat Reden sekitar Oktober 2008. Menurut mahasiswa Jurusan Teknik Informatika Universitas Surabaya ini, awal mula tercetus ide membuat software ini karena adanya permasalahan pemain Sudoku yang sulit mendapatkan puzzle Sudoku dengan tingkat kesulitan tertentu dan juga seringkali kesulitan untuk menyelesaikannya.

Keunggulan dan keunikan dari software ini, kata Reden, adalah puzzle Sudoku yang dihasilkan selalu dan hampir dipastikan merupakan puzzle yang baru. Hal itu bisa terjadi karena angka-angka yang keluar berasal dari proses random dan juga puzzle yang dihasilkan hanya memiliki satu kemungkinan solusi.

“Ada beberapa permainan yang menghasilkan puzzle yang tidak selalu baru dan kemungkinan solusinya lebih dari satu. Standard puzzle Sudoku adalah memiliki satu kemungkinan solusi. Selain itu, software ini tidak membutuhkan koneksi internet untuk menggunakannya,” tutur Reden.

Proses pembuatan aplikasi ini pertama-tama dengan melakukan analisis terhadap permasalahan serta kebutuhan teknis yang dihadapi, kemudian melakukan desain berdasar analisis yang dilakukan. Setelah itu dilakukan tahap implementasi pembuatan software dan setelah itu dilakukan testing.

“Kendala yang dialami saat membuat Generator dan Solver Sudoku adalah mencari dan merancang algoritma yang tepat untuk software ini,” kata Reden, yang saat membuat teknologi ini dibantu oleh dua orang dosen pembimbing, yang berperan sebagai pemberi saran dan kritikus.

Reden berharap, software ini  bisa bermanfaat bagi para penggila Sudoku untuk mendapatkan soal-soal Sudoku dengan tingkat kesulitan tertentu dengan jumlah yang sangat besar dan menyelesaikannya, sekaligus membantu pemain untuk bermain Sudoku secara paperless.

“Secara umum, menyelesaikan sudoku dapat mencegah Alzheimer dan Dementia (penyakit yang diderita para perokok di usia lanjut –red), selain itu juga dapat meningkatkan kemampuan berpikir otak,” tutup pria 21 tahun ini.

Perjuangan Reden tidak sia-sia, hasil karyanya berhasil memperoleh penghargaan Merit INAICTA 2009 untuk kategori Student Project Perguruan Tinggi dan sudah didekati industri untuk masuk ke pasar komersial. [Feby - www.teknopreneur.com]